SUARKABAR – Berikut rangkuman saham-saham yang mencatat kinerja relatif terkuat dibanding indeks sektornya masing-masing, berdasarkan data resmi Bursa Efek Indonesia per penutupan 11 September 2026 — hari koreksi tajam di mana seluruh sektor kecuali kesehatan berakhir di zona merah. Data ini bersifat historis dan deskriptif — bukan proyeksi ke depan.
Energi
Meski sektor secara keseluruhan tertekan, CUAN, AADI, dan PTBA tetap mencatat kinerja jauh di atas indeks sektornya. BYAN justru menjadi salah satu yang paling tertinggal di sektor ini pada hari yang sama.
Barang Baku
EMAS kembali unggul jauh dari sektornya, disusul TINS yang menunjukkan penguatan signifikan. TPIA dan BRPT tetap berada dalam tren pelemahan berkepanjangan, semakin tertinggal dari indeks sektor.
Industri
SINI dan PIPA mencatat kinerja ekstrem di sektor ini, meski likuiditasnya perlu diperhatikan dibanding saham besar seperti ASII dan UNTR yang justru tertinggal pada hari yang sama.
Konsumer Non-Siklikal
TAPG kembali menjadi salah satu penggerak utama sektor dengan kinerja jauh di atas rata-rata. Sebagian besar saham konsumer besar lainnya tertekan cukup dalam pada hari ini.
Konsumer Siklikal
MGLV dan ERAA mencatat kinerja relatif terkuat, dengan MGLV melanjutkan tren penguatan luar biasa dibanding indeks sektornya selama beberapa hari terakhir.
Kesehatan
Satu-satunya sektor yang menguat hari ini. RSCH mencatat kinerja terkuat di antara saham likuid sektor ini, meski menariknya sebagian besar nama besar seperti KLBF, HEAL, dan SIDO justru tertinggal dari kenaikan sektornya sendiri — mengindikasikan penguatan sektor lebih didorong saham kapitalisasi menengah-kecil.
Finansial
BBRI tetap menjadi saham dengan kinerja relatif terbaik di sektor finansial. BBCA mencatat pelemahan signifikan dibanding sektornya, bersamaan dengan arus jual asing dalam jumlah sangat besar pada hari yang sama.
Properti
KIJA, DMAS, dan UANG kembali mencatat kinerja relatif tertinggi di sektor properti.
Teknologi
ELIT, WIRG, dan PTSN menjadi penggerak utama, dengan PTSN mencatat momentum harian yang sangat kuat meski likuiditasnya terbatas.
Infrastruktur
ISAT dan POWR tetap mencatat kinerja relatif terkuat di sektor infrastruktur pada periode ini.
Transportasi
Sektor ini menunjukkan volatilitas ekstrem, dengan SAPX mencatat lonjakan sangat tinggi dibanding indeks sektornya, meski dengan likuiditas yang perlu dicermati.
Catatan Metodologi
Data disusun dari Ringkasan Saham resmi Bursa Efek Indonesia, membandingkan kinerja harga tiap saham terhadap indeks sektor IDX-IC yang bersangkutan. Periode data mencakup hari dengan volatilitas tinggi akibat eskalasi sentimen geopolitik dan data inflasi AS, yang dapat memengaruhi validitas pola ini untuk periode berikutnya.
Artikel ini disusun sebagai analis berlisensi WPPE. [Ruang untuk nomor lisensi, disclosure kepemilikan saham, dan pernyataan tanggung jawab sesuai ketentuan OJK yang berlaku.]
MAKSIMALKAN PROFIT TRADINGMU BARENG RHB SEKURITAS 🚀
Akses data pergerakan saham dan arus dana asing secara real-time melalui platform RHB Sekuritas.
⚠️ Wajib masukkan kode sales: DW9 saat registrasi biar kamu terus dapat update peta makro dan insight tajam dari tim kami.
👉 Join Grup: Klik disini untuk join
Yuk, kumpul dan diskusi bareng di grup eksklusif kami sekarang.
Disclaimer: Artikel ini berisi data historis kinerja saham dan bukan rekomendasi atau ajakan membeli/menjual saham tertentu. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Nilai investasi saham dapat naik maupun turun, termasuk berisiko kehilangan modal. Selalu lakukan riset mandiri (Do Your Own Research/DYOR) dan sesuaikan dengan profil risiko serta kondisi keuanganmu sebelum mengambil keputusan investasi.







