Suarkabar
Senin, 5 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Sumbar
    • Agam
    • Bukittinggi
    • Dharmasraya
    • Kab. Solok
    • Lima Puluh Kota
    • Mentawai
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Pasaman Barat
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Teknologi
  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Sumbar
    • Agam
    • Bukittinggi
    • Dharmasraya
    • Kab. Solok
    • Lima Puluh Kota
    • Mentawai
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Pasaman Barat
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Teknologi
Suarkabar
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Menghadapi Koreksi Tajam Jelang FOMC: 5 Kebiasaan yang Menyelamatkan Investor Pemula

Detektips Cuan Detektips Cuan
13 September 2026, 16:55 WIB
A A
Menghadapi Koreksi Tajam Jelang FOMC: 5 Kebiasaan yang Menyelamatkan Investor Pemula

Menghadapi Koreksi Tajam Jelang FOMC: 5 Kebiasaan yang Menyelamatkan Investor Pemula

ShareShareShareShareShare

SUARKABAR – Setelah IHSG mengalami dua hari koreksi berturut-turut dan sempat anjlok hingga 1,8% dalam satu sesi, banyak investor pemula mulai merasa cemas. Ditambah lagi, pertemuan penting bank sentral Amerika Serikat (FOMC) yang dijadwalkan pertengahan September ini berpotensi memicu volatilitas lebih lanjut. Berikut lima kebiasaan yang bisa membantumu menghadapi periode seperti ini dengan lebih tenang.

1. Kenali Bedanya Koreksi Sehat dan Perubahan Tren Fundamental

Koreksi 0,73% dalam sehari, bahkan setelah sempat menyentuh minus 1,8% intraday, bukan hal yang aneh dalam pasar saham — apalagi saat ada katalis besar seperti eskalasi konflik geopolitik dan data inflasi yang mengejutkan. Yang membedakan investor berpengalaman dari pemula adalah kemampuan menilai apakah koreksi ini bersifat sementara atau mencerminkan pergeseran fundamental yang lebih dalam.

2. Pahami Level Psikologis, Tapi Jangan Terobsesi

IHSG sempat tembus di bawah level psikologis 6.500 sebelum rebound parsial ke 6.541. Level-level seperti ini penting diperhatikan karena sering memengaruhi psikologi pasar secara kolektif, tapi jangan jadikan satu angka sebagai penentu tunggal keputusan investasimu.

3. Waspadai Periode Sebelum Keputusan Bank Sentral

Menjelang pertemuan FOMC, pasar cenderung lebih sensitif terhadap setiap data ekonomi yang keluar — termasuk data inflasi produsen yang baru dirilis dan ikut memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga. Volatilitas biasanya meningkat di periode-periode seperti ini, dan itu normal.

4. Manfaatkan Sektor Defensif untuk Menyeimbangkan Portofolio

Seperti yang terlihat pada 11 September, saat hampir seluruh sektor melemah, sektor kesehatan justru menguat tajam. Memiliki eksposur di sektor-sektor yang cenderung lebih tahan terhadap gejolak pasar bisa membantu meredam fluktuasi nilai portofolio secara keseluruhan.

5. Jangan Mengambil Keputusan Besar di Tengah Ketidakpastian Tinggi

Saat sentimen pasar sedang bergejolak akibat berita geopolitik yang berkembang cepat, ada baiknya menahan diri dari keputusan investasi besar sampai situasi lebih jelas — kecuali kamu memang sudah punya rencana dan batas risiko yang ditetapkan sejak awal, sebelum gejolak terjadi.

Momentum untuk Evaluasi Diri

Periode volatilitas tinggi seperti ini justru waktu terbaik untuk mengevaluasi apakah strategi investasimu sudah cukup matang menghadapi ketidakpastian — bukan waktu untuk membuat keputusan impulsif berdasarkan rasa takut atau euforia sesaat.


MAKSIMALKAN PROFIT TRADINGMU BARENG RHB SEKURITAS 🚀

Hadapi volatilitas pasar dengan lebih percaya diri lewat dukungan riset dan data real-time dari tim RHB Sekuritas.

⚠️ Wajib masukkan kode sales: DW9 saat registrasi biar kamu terus dapat update peta makro dan insight tajam dari tim kami.

👉 Join Grup: Klik disini untuk join

Yuk, kumpul dan diskusi bareng di grup eksklusif kami sekarang.


Disclaimer: Artikel ini bersifat edukasi dan informasi umum, bukan rekomendasi atau ajakan membeli/menjual saham tertentu. Nilai investasi saham dapat naik maupun turun, termasuk berisiko kehilangan modal. Selalu lakukan riset mandiri (Do Your Own Research/DYOR) dan sesuaikan dengan profil risiko serta kondisi keuanganmu sebelum mengambil keputusan investasi.

Tags: bank sentral Amerika SerikatFOMCIHSGRHBSaham

Berita Terkait

IHSG 18 September 2026 Melemah 0,33%, Asing Net Sell Rp1,78 Triliun: BMRI dan BBCA Jadi Beban
Ekonomi

IHSG 18 September 2026 Melemah 0,33%, Asing Net Sell Rp1,78 Triliun: BMRI dan BBCA Jadi Beban

18 September 2026, 21:48 WIB
ASING NET SELL Rp1,1 T
Ekonomi

Asing Net Sell Rp1,1 Triliun di Sesi I, BBCA-BMRI-TLKM Jadi Sasaran Jual

18 September 2026, 14:11 WIB
BOJ Naikkan Suku Bunga, Bagaimana Nasib Rupiah?
Ekonomi

BOJ Naikkan Suku Bunga, Bagaimana Nasib Rupiah? Ini yang Perlu Dipantau Investor

18 September 2026, 13:24 WIB
BOJ NAIKKAN SUKU BUNGA KE 1,25%
Ekonomi

BOJ Naikkan Suku Bunga ke 1,25%, Apa Dampaknya ke IHSG dan Saham Indonesia?

18 September 2026, 13:20 WIB
IHSG Sesi I 18 September 2026 Turun 0,35%, Sektor Poultry Jadi Perhatian
Ekonomi

IHSG Sesi I 18 September 2026 Turun 0,35%, Sektor Poultry Jadi Perhatian

18 September 2026, 13:09 WIB
Sorotan Data: Arus Dana Asing Saat Pasar Bergejolak (Update 11 September 2026)
Ekonomi

Sorotan Data: Arus Dana Asing Saat Pasar Bergejolak (Update 11 September 2026)

13 September 2026, 17:12 WIB

Populer

  • Kenapa Saham Bank Selalu "Menentukan" Arah IHSG?

    Kenapa Saham Bank Selalu “Menentukan” Arah IHSG? Kenalan dengan Konsep Bobot Indeks

    Share
    Share Tweet
  • IHSG 18 September 2026 Melemah 0,33%, Asing Net Sell Rp1,78 Triliun: BMRI dan BBCA Jadi Beban

    Share
    Share Tweet
  • Sorotan Data: Arus Dana Asing Saat Pasar Bergejolak (Update 11 September 2026)

    Share
    Share Tweet
  • Bedah Saham: TPIA (Chandra Asri Pacific) — Saham yang Terus Tertekan, Tapi Kenapa Analis Masih Optimis?

    Share
    Share Tweet
  • 5 Kebiasaan Dasar yang Wajib Dimiliki Investor Pemula di Pasar Saham

    Share
    Share Tweet
  • Asing Masuk, Asing Keluar: Kenapa Arus Dana Asing Penting Buat Investor Pemula?

    Share
    Share Tweet
  • Bedah Saham: AMMN (Amman Mineral Internasional) — Antara Momentum Kuat dan Pertanyaan Valuasi

    Share
    Share Tweet
  • IHSG Rebound Tajam Usai Guncangan Jackson Hole — Ini yang Perlu Diketahui Investor Pemula

    Share
    Share Tweet
  • Rotasi Sektor: Cara Baca “Perpindahan Uang” di Bursa Saham

    Share
    Share Tweet
  • Saham Nike Sudah Anjlok, Tapi UBS Masih Waspada: Ini 5 Masalah yang Membebani NKE

    Share
    Share Tweet
Suarkabar.com

© 2026 Suarkabar.com

Laman

  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Sumbar
    • Agam
    • Bukittinggi
    • Dharmasraya
    • Kab. Solok
    • Lima Puluh Kota
    • Mentawai
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Pasaman Barat
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Teknologi

© 2026 Suarkabar.com